From the Office | Consular and Visa - from the office

By: Consular & Visa Office  09-12-2011

From the Office | Consular and Visa

HIMBAUAN
Nomor : 340/VII/2009/06

Mencermati semakin meningkatnya kasus dan permasalahan Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri yang sedang mengenyam pendidikan dan banyaknya kasus-kasus WNI di luar negeri yang muncul karena diakibatkan oleh permasalahan perkawinan campuran antara WNI dan Warga Negara Asing (WNA) yang sering menempatkan WNI pada posisi rentan, maka KBRI Ottawa menghimbau seluruh WNI yang berada di Kanada untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kedua permasalahan tersebut.

Dalam kaitan itu, bersama ini disampaikan beberapa langkah pencegahan dan peringatan dari Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia sebagai berikut :

Merupakan hak asasi bagi setiap Warga Negara Indonesia untuk mengikatkan diri dalam tali perkawinan dengan warga negara asing (perkawinan campuran) sesuai dengan peraturan dan perundangan nasional serta kebiasaan internasional yang berlaku.

Namun patut untuk diingat bahwa karakter, budaya, norma, dan hukum masing-masing negara tetap tegak berdiri secara mandiri dan berbeda-beda sebagai bentuk kedaulatan negara. Perbedaan fundamental tersebut seringkali menciptakan potensi rentan bagi Warga Negara Indonesia yang terikat tali perkawinan dengan warga negara asing.

Menimbang hal-hal tersebut, Pemerintah RI cq. Departemen Luar Negeri memandang perlu untuk menyampaikan himbauan kepada seluruh Warga Negara Indonesia yang akan melakukan perkawinan campuran sebagai berikut:

  1. Agar selalu menjunjung tinggi hak kewarganegaraan Indonesia dalam hal mengikatkan diri dalam tali perkawinan dengan warga negara asing dengan melakukan pertimbangan mendalam dan memperkuat pemahaman terkait karakter, budaya, norma, dan hukum yang dianut oleh calon suami/istri warga negara asing.
  2. Agar selalu mempersiapkan diri dan melengkapi dokumen pendukung hak-hak kewarganegaraan sebagaimana dituangkan dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan dan ketentuan pelaksananya, dalam melakukan perkawinan campuran dengan warga negara asing termasuk kelengkapan dokumen untuk proses penyelesaian perselisihan perkawinan yang mungkin timbul di kemudian hari.
  3. Agar segera melakukan konsultasi dan registrasi perkawinan campuran di Perwakilan RI yang terakreditasi di negara asal suami/istri warga negara asing.

Adapun bagi WNI yang sedang mengenyam pendidikan di Kanada dihimbau agar :

  1. Menjaga semangat kebangsaan Indonesia dengan memberikan citra yang baik bagi bangsa dan negara Indonesia.

Himbauan ini ditujukan bagi seluruh Warga Negara Indonesia sebagai upaya dini untuk meningkatkan pelayanan dan perlindungan bagi Warga Negara Indonesia di luar negeri. Departemen Luar Negeri berkoordinasi dengan seluruh Perwakilan RI akan senantiasa memberikan bantuan konsultasi maupun registrasi bagi seluruh Warga Negara Indonesia yang akan melakukan perkawinan campuran.

Sumber: Dit. Perlindungan WNI dan BHI


Contact Consular & Visa Office

Email - none provided

Print this page

Other products and services from Consular & Visa Office

09-12-2011

From the Office | Consular and Visa

Bagi WNI yang pindah dan menetap di luar negeri atau meninggalkan tanah air untuk jangka waktu 1 tahun berturut-turut atau lebih dari 1 tahun wajib mendaftarkan diri kepada Perwakilan RI paling lambat 30 hari sejak kedatangannya. Masalah pendaftaran diri dan pengurusan surat perjalanan dapat dilakukan sedini mungkin, tanpa harus menunggu pada saat timbulnya komplikasi masalah kekonsuleran dan keimigrasian dengan aparat setempat.


09-12-2011

News | Consular and Visa

Intended to achieve a balance between ensuring security and facilitating the movement of genuine travelers, the Transit Without Visa program is being implemented in Vancouver following a successful pilot project undertaken at the Vancouver International Airport.